wakil Wali Kota Bandung Intruksikan Untuk Warga Untuk Tidak Bawa Kerabatnya

wakil Wali Kota Bandung Intruksikan Untuk Warga Untuk Tidak Bawa Kerabatnya – Pemerintah Kota Bandung mulai menghadapi pendatang yang akan mencari peruntungan di Kota Bandung waktu lebaran. Urbanisasi sesudah lebaran jadi kenyataan tiap-tiap th., mengingat Bandung menjadi salah satunya kota besar yang menarik ketertarikan untuk coba peruntungan mengadu nasib.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengimbau pada warganya tidak untuk membawa kerabat dari kampung halaman ke Kota Bandung jikalau belum juga mempunyai maksud terang. ” Kalau mau ke Bandung mesti mempunyai skill (ketrampilan) . Jangan pernah ke Bandung tak ada ketrampilan, dapat jadi luntang lantung tak terang, ” tutur Oded pada wartawan Sabtu (1/7) .

Diluar itu kata Oded, jikalau ada warga daerah yang datang ke Kota Bandung dianya juga mengimbau untuk merampungkan administrasi kependudukan. Administrasi kependudukan ini mutlak, supaya warga dari luar kota Bandung terdaftar dengan resmi di Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil.

” Pada orang-orang bila saudaranya ada yang ingin turut ke Bandung pertama tolong lakukan administrasi yang namanya kependudukan, ” ujarnya.

Oded harapkan, sedikit warga pendatang yang lakukan urbanisasi ke Bandung. Sebab menurut dia hal tersebut dinilai menaikkan beban kota jikalau tdk ditopang dengan skill yang mumpuni.

” Saya ingin apabila dapat kami harap urban janganlah sangat banyak di Bandung. Karena bandung akan makin macet, makin padat. Saya harapkan pemkab pemkot beda cermati warganya supaya tdk menumpuk di kota melalui cara sediakan beragam program aktivitas yang dapat mengerem mereka ke kota, ” katanya.

Disamping itu Kabid Pengendalian serta Pendataan Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil Kota Bandung Edi R Zein menyebutkan, urbanisasi jadi kenyataan yang berlangsung tiap-tiap th.. Pihaknya akan lakukan operasi yustisi untuk mendata pendatang yang datang dari beberapa daerah diluar Bandung.

” Iya itu akan efisien terdapatnya yustisi. Kalau tak bawa bukti diri akan kami tulis. Umumnya kami saksikan KTP serta daerah aslinya. Serta kami bertanya kebutuhan ke Bandung. Penilaian th. lantas yustisi menghindar pendatang baru jalankan pencatatan, aksi mah tdk. Kelak kami cuma pencatatan serta tindaklanjuti, ” ujarnya.

(MH/DR)