Siberian Husky Mati, Pemilik Gugat Dokter Hewan di Tangsel

Siberian Husky Mati, Pemilik Gugat Dokter Hewan di Tangsel  – Karena sebab ketiduran, dokter hewan di Tangerang Selatan (Tangsel), digugat oleh pemilik anjing Siberian Husky, Nadhilla Utama. Nadhilla menuntut dokter hewan hewan sebab dipandang sebagai pemicu kematian anjingnya.

Moment itu berasal pada Senin, 28 Mei 2018 waktu lalu. Waktu itu anjing siberian punyai Nadhilla sakit. Lantas ia membawa ke dokter hewan di Pamulang.

Sesampainya di klinik hewan, anjing Nadhilla tak kunjung diobati. Si dokter hewan tak dapat kerjakan pengecekan pada anjing itu sebab udah ada janji berjalan-jalan dengan anaknya.

Biarpun demikian, si dokter hewan konsisten berikan suntikan anthistamine ke anjing itu. Si dokter hewan itu memohon Nadhilla untuk ada besok pagi (29 Mei), supaya anjingnya dapat dirawat.

Besok paginya, Nadhilla mendatangi klinik lagi sama dengan jam yang ditetapkan. Namun, Indira belumlah pula membuka praktek.

” Penggugat (Nadhilla) coba menghubungi asisten tergugat (dokter). Penggugat mendapatkan kabar kalau tergugat tetap tidur serta asistennya terasa sungkan untuk membangunkannya. Tempat waktu itu ada jam 11. 30 WIB, ” papar kuasa hukum Nadhilla, Konon Hutabarat, dalam salinan tuntutannya, Rabu (19/8/2018).

Nadhilla lantas mencari dokter hewan berbeda, namun sebab situasi anjingnya udah lemas, nyawa anjing Nadhilla juga gak terselamatkan lagi. Atas perihal itu, Nadhilla menuntut dokter hewan itu.

” Tergugat lupa dalam pelaksanaan pekerjaannya menjadi seseorang dokter hewan dengan tak kerjakan upaya perlakuan penyakit yang optimal pada hewan peliharaan penggugat, ” ujar Konon.

” Tergugat udah menelantarkan pasiennya sebab tak menepati janji kunjungan ke tempat penggugat untuk periksa hewan peliharaan penggugat sebab tergugat tengah tidur nyenyak, ” tuturnya.

Nadhilla juga memohon ubah rugi pada si dokter dengan nilai Rp 1, 5 miliar. Gak hanyai itu, Nadhilla juga memohon majelis mengambil rumah si dokter di Pamulang, Tangsel.

Sidang ini juga udah diadakan pada Senin (17/9) di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Hakim memohon kedua pihak untuk kerjakan perantaraan terlebih dulu.