Rumah Janda Tua di Ciamis Hancur Setelah Tertimpa Longsor Setinggi 3 Meter

Rumah Janda Tua di Ciamis Hancur Setelah Tertimpa Longsor Setinggi 3 Meter – Longsor kembali berlangsung di Ciamis gara-gara curah hujan tinggi. Rumah punya janda tua, Rusmini (71), di Dusun Nanggewer Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hancur sesudah tertimpa longsor tebing setinggi 3 mtr. dengan panjang 20 mtr..

Longsor berlangsung pada Rabu pagi hari (5/12/2018), waktu 00.30 WIB, kala yang menempati rumah terdiri lima jiwa tertidur lelap. Untung tdk ada korban jiwa dalam momen itu. Akan tetapi kerugian ditaksir lebih kurang Rp 50 juta. Rusmini bersama cucu serta cicitnya harus terpaksa mengungsi di dalam rumah tetangga.

Keadaan rumah punya Rusmini rusak berat. Hampir seluruhnya dinding tembok sisi rumah kamar, ruangan tengah serta dapur hancur. Hingga tdk dapat kembali ditinggali di khawatirkan tumbang.

“Seluruhnya sisi rumah jebol. Peristiwanya kala semua tidur. Mendadak terdengar nada gemuruh. Saya langsung bangun, dinding udah jebol oleh tembok serta tanah. Alhamdulillah tdk ada yang tertimpa,” kata Rusmini (71) kala didapati di tempat peristiwa.

Sesudah peristiwa, Rusmini bersama cucu dan cicitnya keluar tinggalkan rumah serta mengharap perlindungan masyarakat ditempat. Mereka mengungsi di dalam rumah tetangga yang tdk jauh dari tempat tinggalnya.

Kasi Layanan Desa Jelat Tatang menjelaskan beberapa saat awal mulanya kapasitas longsor udah tampak ada retakan. Pihaknya sudah menghadapi, akan tetapi derasnya curah hujan tinggi langsung merobohkan tebing gara-gara tdk kuat meredam terjangan air.

“Saat ini masyarakat lakukan gotong royong untuk bersihkan material longsor. Sesaat yang menempati rumah mengungsi, kami juga ajukan terhadap pemerintah kabupaten agar mendapatkan perlindungan perbaikan rumah,” kata Tatang.

Berdasar pada data dari BPBD Ciamis dari mula musim hujan sampai sekarang berlangsung tragedi longsor di sebagian titik yang menyebar di 7 kecamatan, yaitu Cikoneng, Panumbangan, Cihaurbeuti, Pamarican, Baregbeg, Sadananya serta Sindangkasih. Longsor itu menjadikan 6 rumah rusak serta mengintimidasi belasan rumah. Bupati Ciamis Iing Syam Arifin memastikan waktu ini Kabupaten Ciamis hati-hati tragedi longsor.