Pihak Batik Air Menyayangkan Ada Pegawai Yang Membuka Koper Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya

Pihak Batik Air Menyayangkan Ada Pegawai Yang Membuka Koper Tanpa Sepengetahuan Pemiliknya – Seorang yang mengakui menjadi penumpang pesawat Batik Air menumpahkan kekesalan dikarenakan kopernya dikira dibongkar tanpa ada sepengetahuannya. Hal semacam ini di ketahui penumpang itu selagi tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Info yang di terima detikcom, Senin (7/5/2018) , kekesalan penumpang yg tidak di ketahui jati dirinya ini ditumpahkan lewat Instastory di pelaksanaan Instagram. Video itu lalu diabadikan jadi tangkapan monitor oleh account @taantee_remmpoonngs.

Dalam photo pertama, penumpang itu jengkel karna mesti menanti bagasinya yang tidak kunjung keluar sampai satu jam. Tidak cuma itu, penumpang itu juga pernah mengumpat selagi tahu kopernya nyata-nyatanya dibongkar serta dikoyak. Ia mengira kopernya dibongkar dari tempat barang dalam koper yg tidak seperti pada awalnya. Ada pula isi yang menurut dia tercecer, serta diperlihatkan lewat satu photo isi dalam kopernya.

Dia mengira kopernya di buka paksa oleh porter atau kurir Batik Air. Penumpang itu lalu melapor ke pihak maskapai. Namun, kekecewaannya belum juga selesai dikarenakan masih tetap mesti menanti pengecekan seterusnya serta belumlah ada keinginan maaf dari maskapai yang mengenai.

Menanggapi momen ini, pihak Batik Air berikan penjelasan. Menurut mereka momen itu waktu ini tetap dalam step penyelidikan serta juga akan selekasnya disusun referensi menjadi tindak lanjut.

” Batik Air anggota of Lion Air Group memberi info berkenaan perlakuan bagasi untuk pelanggan di rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) dengan maksud Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO) , Sabtu (5/6) yang masih tetap didalam sistem penyelidikan serta untuk kedepannya bisa diberi hasil referensi, ” ucap Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro dalam info tertulis yang di terima detikcom.

Maskapainya juga mengemukakan permintaan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan itu. Mereka lantas tawarkan pergantian (one shot compensation) untuk rusaknya koper, sebab, sampai waktu ini belumlah ada aduan masalah barang yang hilang.

” Penjelasan berkenaan terdapatnya laporan pendodosan empat bagasi pelanggan, Batik Air juga akan tawarkan pergantian (one shot compensation) yang sesuai sama ketetapan didalam perusahaan, yakni untuk kelompok rusaknya koper serta retsleting adalah sebesar Rp 200. 000-Rp 300. 000, ” katanya.

Danang juga menyebutkan pihaknya tidak enggan ambil aksi tegas serta hukuman berat terhadap petugas service di darat, misalnya memanglah dapat dibuktikan laksanakan pelanggaran yang disebut. ” Batik Air juga akan laksanakan penindakan tegas serta memberi hukuman berat terhadap petugas service di darat, untuk siapapun yang dapat dibuktikan laksanakan perbuatan itu, ” tuturnya.