Keluarga Korban Eko Prasetio Menyasikan Jalannya Olah TKP

Keluarga Korban Eko Prasetio Menyasikan Jalannya Olah TKP – Polisi menyelenggarakan olah TKP perkara tewasnya pemotor sebab berniat ditabrak pemobil di Jalan KS Tubun, Manahan, Solo. Keluarga korban Eko Prasetio ikut saksikan jalannya olah TKP.

Kelihatan papa korban, Suharto serta istri korban, Dahlia Antari Wulaningrum ada dari arah selatan. Memang rumah korban tak jauh dari area peristiwa, ialah di Kampung Gremet Manahan.

Di area olah TKP, Suharto yg memakai gamis serta peci putih langsung menjumpai Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo. Mereka kelihatan bersalaman terus berjalan berbarengan.

Di tanya perihal moment yg menerpa putranya, Suharto mengakui udah ikhlas. Dia mengharap warga tak membesar-besarkan soal itu.

” Kami udah ikhlas, ” kata Suharto, Jumat (24/8/2018).

Buat kebutuhan olah TKP ini, polisi tutup Jalan KS Tubun, Solo. Olah TKP yg libatkan team Traffic Accident Analysis (TAA) serta INAFIS Polda Jateng itu udah di mulai lebih kurang waktu 08. 00 barusan.

Menurut kabar, pemeran perkiraan pembunuhan ini yaitu Iwan Adranacus (40) sebagai bos perusahaan cat PT Indaco Warna Dunia. Iwan dikira berniat menabrak Eko sampai wafat ditempat.

Polisi udah membendung Iwan serta menetapkannya jadi terduga. Iwan dijaring dengan clausal pembunuhan, ialah Clausal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimum 15 tahun penjara.

” Ini masalah pembunuhan, kita jerat dengan Clausal 338 KUHP, ” kata Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.
Dia memaparkan, masalah pembunuhan ini di mulai dari pertikaian pada dua pemakai jalan itu. Eko dinilai membatasi jalan Iwan kala ada di simpang Pemuda. Kawan Iwan yg ada satu mobil pernah memukul helm Eko.

Pertikaian kembali berlangsung kala ke dua pihak bersua di muka rumah pemeran. Sebab jengkel, korban yg mengendarai Honda Beat dikira menendang bumper mobil Iwan.

” Lantas pemeran kejar korban sampai berlangsung moment di Jalan KS Tubun, ” pungkasnya.