Kans Juara Bhayangkara FC Di Liga 1 2018 Sudah Tertutup

Kans Juara Bhayangkara FC Di Liga 1 2018 Sudah Tertutup – Kans juara Bhayangkara FC di Liga 1 2018 sudah tertutup. Akan tetapi Bhayangkara akan mengoptimalkan dua pertandingan paling akhir untuk mengamankan tempat di tiga besar.

Bhayangkara telah diyakinkan tidak dapat juara Liga 1 selesai ditaklukkan Persebaya Surabaya dengan score 0-1, Senin (26/11) kemarin. Jumlahnya point mereka sekarang ini (49) telah mustahil melalui PSM Makassar (57) dengan dua pertandingan tersisa.

Pada dua laga paling akhir, Bhayangkara akan mainkan laga kandang. Mereka akan melayani PSM Makassar pada Senin (3/12) serta Bali United, Minggu (9/12) di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Dua pertandingan itu akan dioptimalkan oleh Bhayangkara untuk mengamankan tempat tiga besar. Sekarang ini mereka berada di rangking ke empat, terpaut satu angka dari Persib Bandung yang berada di tempat ke-3 dengan 50 point.

Untuk juara telah mustahil, berat. Memang dari pertama kami tidak membanderol jadi juara. Tujuan kami masuk 5 besar jadi tidaklah terlalu menggelora seperti tahun kemarin,” kata Manajer Bhayangkara FC Sumardji pada detikSport, Sabtu (1/12/2018).

“Jika musim kemarin memang kami lihat di putaran ke-2 ingin jadi juara jadi memaksimalkan semua kemampuan yang kami miliki termasuk juga pemain berkualitas,” tutur ia memberikan.

“Karena itu, saat ini kami cuma ingin konstan 5 besar. Syukur-syukur bila dapat tiga besar alhamdullilah. Istilahnya mengendurkan urat syaraf lah. Jadi juara tahun tempo hari serta juara tahun kedepan kembali berat kelihatannya.”

Untuk mewujudkannya, langkah awal buat Bhayangkara ialah menangani PSM. Team instruksi Simon McMenemy itu telah mengadakan latihan pada Sabtu (1/12) pagi barusan.

“Untuk persiapan barusan pagi kami barusan melakukan latihan. Kami buat persiapan semua dengan baik sebab pertandingan home ini memiliki kandungan makna serta arti yang besar buat club. Pasti kami betul-betul ingin mengamankan dua bekas pertandingan home akhir ini. Tidak kami terlepas demikian saja,” kata Sumardji.