Hilang 3 Hari, Balita Brebes Ini Ternyata Dibawa Tantenya ke Tegal

Hilang 3 Hari, Balita Brebes Ini Ternyata Dibawa Tantenya ke Tegal – Seseorang bocah lelaki berusia 4 tahun, Azam, masyarakat Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah, diadukan hilang pada Selasa (23/4). Azam nyatanya dibawa kabur oleh seseorang wanita yang tidak lainnya ialah tantenya sendiri.

Satu hari sesudah insiden itu, polisi temukan bocah ini sendirian di lokasi object wisata Guci Tegal. Azam Aditya Putra, anak pasangan Imam Saputro (37) serta Kasriah (35) ini diketemukan pada Rabu petang di lokasi wisata Guci Tegal. Azam ada di tempat yang jauh dari rumah sebab dibawa oleh Santi (19) masyarakat Kedungbokor, Larangan, Brebes.

Menurut Imam Saputro, Azam pada Selasa siang ditinggal ayahnya kerja. Sedang ibunya, Kasriah telah lama kerja menjadi TKI di luar negeri. Waktu ayahnya kerja, ia diberikan ke kakeknya, Kasud (55).

Pada Selasa siang seputar jam 11.00, Azam dibawa Santi entahlah ke manakah. Mereka menaiki satu sepeda motor mengarah timur. Kepergian Azam ini sudah sempat membuat keluarga cemas. Pasalnya sampai Selasa larut malam, tidak ada berita kabar tentang kehadiran Azam. Orangtua juga lalu memberikan laporan ke pihak kepolisian atas pendapat penculikan.

“Sampai Selasa malam, anak saya belum pulang. Sebab cemas serta cemas, langsung saya melapor ke polisi meminta tolong,” tutur Imam Saputro, di Mapolres Brebes, Kamis (25/4/2019).

Laporan ini langsung dilakukan tindakan dengan lakukan penelusuran serta sebarkan info ke polres lokasi lainnya, termasuk juga Polres Tegal. Terakhir didapati, Azam diketemukan masyarakat di lokasi wisata Guci Tegal. Ia menangis sendirian memanggil-manggil orang tuanya. Oleh masyarakat, Azam dibawa ke Mapolsek Bojong, Kabupaten Tegal.

Azam lalu dijemput oleh anggota Satreskrim Polres Brebes. Dari info beberapa saksi tersingkap, Azam dibawa Santi, tantenya ke lokasi wisata Guci untuk berenang. Tetapi nahas, Santi alami epilepsi waktu berenang sampai pada akhirnya meninggal. Atas insiden ini, Azam sendirian serta cuma dapat menangis.

“Nyatanya pelakunya ialah tantenya sendiri. Ia wafat sebab epilepsinya kambuh waktu berenang,” papar Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho.

Sekarang, Triagung mengimbuhkan Azam telah bergabung kembali di dalam keluarga.