Bejat! Pengasuh Ponpes di Brebes Cabuli Santri Selama 2 Tahunan

Bejat! Pengasuh Ponpes di Brebes Cabuli Santri Selama 2 Tahunan – Salah seseorang pengasuh pondok pesantren di Brebes diamankan polisi. Dia udah lakukan tindak pidana pencabulan pada santriwatinya. Tindakan itu dijalankan lama kira-kira 2 tahunan.

Aktor ditangkap sehabis korban lewat cara sah memberikan laporan ke polisi. Terduga bernama Aman Nurzaman (46) pengasuh pondok pesantren Nurul Huda di Kecamatan Bantarkawung, Brebes. Ia dilaporkan sebab udah mencabuli santrinya sendiri berinisial SA (17).

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Arwansa menuturkan, sehabis polisi dapatkan cukuplah bukti serta saksi saksi, aktor lantas ditangkap untuk melakukan proses penyelidikan. Info yg didapat, aksi asusila ini dijalankan dalam kurun waktu dua tahun mulai sejak 2017 sampai 2018. Korban baru berani memberikan laporan tindakan itu pada 2018 tempo hari.

“Masalah ini dilaporkan pada 20 November 2018. Korban memberikan laporan aktor bernama Aman Nuzaman sebab lakukan cabul mulai sejak 2016,” pungkasnya.

Aksi cabul ini diawali waktu aktor minta korban SA untuk memijit di kamarnya. Menurut info yg didapat polisi, tidak sekedar sekali korban di panggil oleh Aman Nurzaman ke kamarnya untuk memijit. Perintah dari ustad terhadap santrinya ini kerap dijalankan terpenting malam hari.

Makin lama, aktor membujuk korban untuk jadikan istri ke-2. Selanjutnya, aktor sering lakukan hubungan seksual sampai 2018 tempo hari.

Sesaat dalam peluang terpisah, Rini Pujiastuti, Kabid Perlindungan Anak serta Wanita Dinas Pemberdayaan Wanita Perlindungan Anak Pengedalian Masyarakat serta Keluarga Memiliki rencana (DP3KB) Brebes mengemukakan masalah itu baru tersingkap sehabis korban terasa stres sebab tidak singgahi diperistri aktor.

“Waktu pertama peristiwa umurnya baru 16 tahun. Ia pernah stres sebab tidak kunjung diperistri aktor. Dalam keadaan stres seseorang diri tidak mengerti melakukan hal apakah apa. Ingin melapor tidak juga berani,” jelas Rini.

Dalam keadaan lemah tersebut, ada Satgas PPA yg dengar serta siap lakukan pendampingan. Petugas ini berkoordinas dengan DP3KB Brebes untuk mendukung korban biar berani memberikan laporan pengasuh pondok pesantren atas perbuatannya itu.

“Satgas itu tinggal di daerah itu. Ia dengar ada wanita umur anak yg dikira berubah menjadi korban cabul. Kami lantas langsung jumpai korban untuk berikan penguatan. Masa itu korban udah keluar dari pondok pesantren sebab sedih terasa berubah menjadi korban janji manis aktor,” tuturnya.