Wanita Hamil di El Salvador yang Diperkosa Ayah Tirinya Terancam 20 Tahun Penjara

Agen Casino

Wanita Hamil di El Salvador yang Diperkosa Ayah Tirinya Terancam 20 Tahun Penjara – Seseorang wanita muda di El Salvador yang hamil sesudah diperkosa bapak tirinya, terancam hukuman 20 tahun penjara atas dakwaan berusaha membunuh bayinya. Masalah ini berlangsung El Salvador yang disebut negara dengan ketentuan hukum begitu ketat untuk praktek aborsi.

Selasa (13/11/2018), Imelda Cortez yang sekarang berumur 20 tahun, melahirkan bayi dari bapak tirinya pada April 2017 kemarin. Center for Justice and International Law (CEJIL) yang membela Cortez, menyebutkan bayi itu lahir di jamban.

Bayi yang sejenis kelamin wanita itu selamat. Akan tetapi, ucap CEJIL, Cortez dijebloskan ke tahanan ditempat.

Awal minggu ini, Cortez menghadap tuduhan eksperimen pembunuhan di pengadilan ditempat. Bila dikatakan bersalah, ia terancam hukuman maximum 20 tahun penjara. Dikatakan pengacara Cortez, Alejandra Romero, pada Reuters jika client-nya menyangkal tuduhan itu.

El Salvador yang terdapat di Amerika Tengah ini adalah salah satunya negara dengan ketentuan hukum anti-aborsi sangat ketat dalam dunia. Di negara ini, praktek aborsi dikatakan ilegal dalam semua keadaan, tiada pengecualian, bahkan juga dalam masalah pemerkosaan atau waktu nyawa sang ibu terancam.

Tiap-tiap wanita yang didapati lakukan aborsi, atau alami keguguran, dapat terancam hukuman maximum 50 tahun penjara. Sekurang-kurangnya 129 wanita di El Salvador sudah diadili dengan hukum anti-aborsi pada tahun 2000-2011.

Satu tuntutan yang mengatakan pembebasan Cortez sudah memperoleh hampir 50 ribu suport.

Cortez didapati tumbuh besar dalam suatu keluarga miskin di pedesaan Jiquilisco, El Salvador sisi selatan. Menurut tuntutan itu, Cortez sudah diperkosa bapak tirinya yang berumur 70 tahun semenjak ia berumur 12 tahun.

Direktur Latin America Initiatives for the Women’s Equality Center, Paula Avila-Guillen, wanita muda itu ‘tidak memahami jika dianya barusan melahirkan, jadi sesudah ia merasakan dianya alami pendarahan, ia mulai berteriak serta dibawa ke rumah sakit’.

“Terakhir mereka temukan si bayi seutuhnya sehat,” ucap Avila-Guillen yang sudah bicara dengan pengacara Cortez ini.

Sesudah Cortez ditahan, bayi itu dirawat oleh ibunda Cortez, yang mirisnya, masih tetap tinggal bersama dengan sang bapak tiri yang memperkosa Cortez. “Apakah yang membuat masalah Imelda makin menyakitkan ialah ia jadi korban kekerasan seksual oleh bapak tirinya semenjak ia berumur 12 tahun sampai ia 18 tahun, akan tetapi ia diperlakukan menjadi aktor serta bukan korban,” tegas Avila-Guillen.