Pelanggaran HAM Berat Di Aceh,Jadi Pejabat GAM Serta Gubernur

Agen Casino

Pelanggaran HAM Berat Di Aceh,Jadi Pejabat GAM Serta Gubernur – Komnas HAM periksa Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf jadi saksi perkara perkiraan pelanggaran HAM berat di Aceh. Irwandi dimaksud banyak tahu bab moment perkiraan pelanggaran HAM itu.

” Ia menyampaikan berbagai hal ya. Barang siapa yg bertindak, seperti apa perstiwanya. Ini cuma sambungan saja. Ia banyak tahu apa yg berlangsung disana. Kita gali saja itu. Ia saksi, ” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2019) .

Taufan gak menyampaikan terperinci apakah saja yg ditanyakan ke Irwandi. Ia cuma menyebutkan Irwandi ditanyai berkenaan tempatnya jadi Gubernur Aceh serta eks Pejabat GAM.

” Bab pelanggaran HAM berat di Aceh. Jadi pejabat GAM serta gubernur, ” ujarnya. Sekarang, Irwandi udah divonis 7 tahun penjara serta denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Irwandi dikatakan hakim bersalah terima suap serta gratifikasi. Ia pun dijatuhi hukuman penambahan berwujud pencabutan hak politik saat 3 tahun.

Hakim menjelaskan Irwandi bisa dibuktikan terima suap Rp 1 miliar dari eks Bupati Bener Meriah Ahmadi. Uang itu dikasihkan biar Irwandi Yusuf mendukung program pembangunan dari Dana Otonomi Privat Aceh (DOKA) tahun 2018.

Uang suap itu dimaksud di terima dengan cara kontinyu lewat orang kepercayaannya, ialah Hendri Yuzal serta Teuku Saiful Bahri.

Irwandi pun dikatakan bersalah terima gratifikasi Rp 8, 717 miliar saat menjabat Gubernur Aceh. Irwandi Yusuf menjabat Gubernur Aceh periode 2007-2012 serta periode 2017-2022. Sekarang, KPK udah ajukan banding atas vonis 7 tahun yg dijatuhkan majelis hakim ke Irwandi.