Membunuh Kekasih Dengan Keji

Membunuh Kekasih Dengan Keji – Stefanus (24) gelap mata pas terasa direndahkan oleh calon istrinya Laura (41) . Dia tega membunuh kekasih yang dapat dipersuntingnya pada Agustus yang akan datang itu dengan empat luka tusukan dibagian badan Laura.

Peristiwa pembunuhan itu bermula dari pertengkaran masalah cost pernikahan yang di jamin oleh pihak keluarga Laura sekitaran RP 200 juta. Laura dimaksud kerapkali mengungkit masalah itu maka buat Stefanus geram tidak karuan.

Stefanus tidak terima. Ia terasa tidak bernilai di muka keluarga Laura, terlebih calon istrinya itu ialah lulusan S2 dari Australia. Sedang Stefanus ialah pekerja serabutan serta belum juga memperoleh pekerjaan tetaplah. Apa pun itu, argumen Stefanus sampai pada akhirnya geram serta melakukan perbuatan kekerasan ke Laura, tidak dapat dibenarkan.

Keributan selanjutnya makin mencapai puncak pada Kamis (4/5) selanjutnya, persisnya satu hari sehabis keduanya ambil photo prewedding. Menurut info tetangga, Stefanus serta Laura memanglah di ketahui memiliki temparemen yang tinggi.

” Tiap-tiap berantem, tersinggung, seakan-akan dia tidak bernilai di muka calon istrinya. Senantiasa diungkit, seakan-akan dia tidak miliki apa-apa. Itu yang buat dia geram hingga tidak dapat kontrol geram, ” kata Kapolsek Tambora Kompol Iver Manossoh pas dihubungi, Minggu (6/5/2018) .

Mereka selanjutnya pertengkaran dirumah Laura. Menurut Stefanus, Laura lah yang pertama kalinya ambil pisau. Setelah itu, keduanya berebut pisau itu hingga pada akhirnya sukses digenggam oleh Stefanus.

Tetapi tidak tahu apa yang berada di fikiran Stefanus maka pada akhirnya dia menusukkan pisau itu ke badan Laura. Tidak tanggung-tanggung, Laura terserang empat tusukan dari mulai perut sampai punggung.

” Ada empat tusukan, (terserang) di perut, dada serta di punggung, ” papar dia.

Selesai Laura tewas, Stefanus kuatir serta membawa jenazah itu dengan mobil ke tempat tinggalnya di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Stefanus selanjutnya mengajak sebagian kawannya untuk temaninya ke pantai Desa Karang Serang, Kabupaten Tangerang.

” Ke-4 orang ini yaitu karyawan dari paman tersangka. Mereka asal turut saja, tidak ikut serta dalam pembunuhan, ” tutur Iver.

Rupanya Stefanus membawa jenazah itu ke pantai supaya tidak terlacak oleh polisi. Mayat Laura itu tertutupi oleh selimut sepanjang di mobil supaya tidak ada orang yang berprasangka buruk. Stefanus selanjutnya membakar mayat kekasihnya di pantai itu.

Tetapi tindakan Stefanus ini tercium oleh pihak kepolisian. Tim Reskrim Polsek Tambora memperoleh info dari warga sekitaran jam 15. 00 WIB kalau sudah diketemukan mayat di sekitaran lokasi pantai. Jasad itu nyatanya Laura.

Polisi sempat pula datang ke tempat tinggal Laura untuk laksanakan penyelidikan. Ternyata pihak keluarga baru tahu terkait peristiwa pembunuhan itu. Sang bapak kaget anaknya tewas di tangan kekasihnya.

” Ya reaksi orangtua kaget juga, jika diliat karna dia menyebutkan anak perempuannya tidak pulang-pulang telah 3 hari. Rabu pagi mobil ada bermakna anak saya masihlah ada, dari Rabu malam hingga Jumat dia tidak pulang-pulang, ” papar Usman Ali Musa bertindak sebagai Ketua RW 02 Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

Tabir pembunuhan ini juga lalu tersingkap. Polisi pada akhirnya membekuk Stefanus pada Sabtu (5/5) kemarin.