Koperasi Dan UKM Gandeng BPS Untuk Amankan Data

Koperasi Dan UKM Gandeng BPS Untuk Amankan Data – Manfaat menguatkan data koperasi serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kementerian Koperasi serta UKM dengan cara resmi bekerja sama juga dengan Tubuh Pusat Statistik (BPS).

Penandatangan kerja sama itu dikerjakan oleh Menteri Koperasi serta UKM AAGN Puspayoga serta Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Menteri Koperasi serta UKM AAGN Puspayoga mengutamakan validitas data jadi utama untuk satu instansi negara, termasuk juga kementerian supaya pengaturan rancangan kebijakan tak meleset atau salah tujuan.

” tersedianya serta validitas data itu utama. Instansi mana juga akan tidak dapat jalan tidak ada data yang valid. Penandatanganan MoU kita dengan Tubuh Pusat Statistik ini bukanlah sebatas seremonial belaka, ” kata Puspayoga lewat info resmi, Selasa (23/5/2017).

Oleh karenanya, Puspayoga memohon semua jajarannya supaya selekasnya menindaklanjuti MoU itu masuk ke step implementasi tehnis.

” Kita mesti memakai data BPS ini, karna Kemenkop serta UKM mesti mempunyai data yang valid. Umpamanya, data mengenai Koperasi Unit Desa (KUD) di Indonesia, kita perlu data yang valid berapakah yang sehat, yg tidak sehat. Kita juga perlu data berapakah banyak koperasi serba usaha, koperasi produksi, dsb, ” kata Menkop.

Yang pasti, lanjut Puspayoga, sasaran serta capaian diantaranya pengembangan serta validasi data koperasi serta UMKM bakal makin berkwalitas dengan memprioritaskan aturan pendataan yang sudah baik.

” Saya bakal awasi selalu dari tindak lanjut MoU ini sampai ke level tehnis, ” tegas Menkop.

Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan, kalau Kemenkop serta UKM dapat memakai data Sensus Ekonomi 2016 semaksimal mungkin saja dalam membuat kebijakan umum.

” Saya mengharapkan, MoU ini bakal membawa faedah untuk ke-2 iris pihak. Data BPS juga diinginkan dapat digunakan oleh semua stakeholder, termasuk juga Kemenkop serta UKM. Bahkan juga, data statistik bidangal dapat diatur dengan cara berbarengan. Terlebih, kita mempunyai pusat service statistik terpadu, ” imbuhnya.