Kendala Bayern adalah tiang gawang

Sebanyak 16 peluang yang diraih oleh Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions 2015-2016 di stadium Vicente Calderon, hari Rabu tanggal 27 April 2016. Hasil peluang sebanyak itu tidak ada satu pun gol yang tercipta di kubu Bayern Munchen yang dijaga ketat oleh Jan Oblak.

Pada menit ke 54, ada peluang bagus bagi Bayern Munchen untuk mencetak gol melalui David Alaba. Tendangan jarak jauh yang dilakukan oleh Alaba mempu diantisipasi oleh penjaga gawang Atletico Madrid, namun sepakan bola Alaba tersebut membentur mister gawang.

Bayern Munchen akhirnya harus menerima kekalahan 1-0 atas gol yang diciptakan oleh Saul Niguez pada menit ke 11. Apabila tendangan Alaba tidak membentur mister gawang, kubu Bayern Munchen bisa saja menghasilkan seri di duel itu dan memiliki satu gol di tandang untuk modal leg kedua yang diselenggarakan di Allianz Arena.

“Pada pertandingan itu kami bermain sangat bagus, terutama pada babak kedua, kami mampu menciptakan peluang yang sangat banyak. Tetapi semua itu tidak cukup,” ungkap Alaba saat pertandingan selesai.

Di dalam statistik Bayern Munchen, Alaba mendapatkan tinta hitam. Dalam tiga musim terakhir saja keikutsrtaan di Liga Champions, Munchen berhasil mencatat tembakan 18 yang membentur gawang. Hal itu membuat Bayern Munchen mendapat peringkat pertama dengan tembakan membentur gawang paling banyak di Liga Champions.