Demo Sopir Truk Batu Bara di Kantor Gubernur Sumsel, Gara-gara Ini

Demo Sopir Truk Batu Bara di Kantor Gubernur Sumsel, Gara-gara Ini – Beberapa ratus sopir truk baru bara selanjutnya menyelenggarakan perbuatan di muka kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang. Mereka memprotes sebab truk tidak bisa kembali melintas di jalan umum.

Dari pantauan detikcom, sopir itu ada dengan membawa banner serta seluruhnya truk ke kantor gubernur. Truk diparkirkan di seberang kantor gubernur serta jadi pemicu kemacetan.

Sesaat beberapa sopir masuk ke halaman untuk berorasi. Bahkan juga mereka ada juga yang membawa anak serta istrinya berorasi di halaman kantor gubernur. Kelihatan ada beberapa puluh anggota polisi yang ada serta mengamankan jalannya perbuatan.

” Kebun kami terjual, angusran mobil juga telah tak lagi terbayar mulai sejak truk batu bara tidak bisa melalui di jalanan umum. Jika mirip ini selalu tentu ini dapat mengenai tarik dealer, ” teriak salah satunya sopir truk batu bara, Zulkifli, Rabu (21/11/2018) .

Bukan cuma itu, Zulkfili menyatakan truknya hampir 2 minggu tdk beroparasi. Masalah ini ikut dihadapi beberapa ratus sopir truk di Muara Enim serta Lahat menjadi lumbung batu bara di Bumi Sriwijaya.

” Telah 2 minggu kami tdk kerja, tdk bisa melalui jalan umum ngangkut batu bara. Ini sama pula membunuh dengan perlahan-lahan, ” tuturnya.

Mulai sejak larangan truk batu bara melintas di jalanan umum disahkan 8 November lantas, banyak sopir yang menganggur serta tdk kerja. Masalah ini pun berefek ke ekonomi warga lebih kurang. Termasuk juga beberapa kernek truk yang turut ngangur.

Bahkan juga, beberapa peserta perbuatan menyatakan akan bermalam di halaman gubernur apabila tdk ada jalan keluar. Termasuk juga apabila truk terus tidak bisa melintas di jalan umum seperti rata-rata.

” Kami nginap jika tdk ada jalan keluar dari Pemprov. Janganlah siksa rakyat dengan peraturan tiada pertimbangan. Kasihan sama anak serta istri kami yang ada di dalam rumah, ” kata salah satunya peserta perbuatan.

Untuk didapati, Gubernur Herman Deru dengan sah sudah mencabut ketetapan truk batu bara yang melintas di jalanan umum. Gara-gara peraturan itu, pebisnis banyak yang mulai risau serta menyatakan jadi rugi.

Saat ini peraturan Gubernur Sumsel, Herman Deru jadi masalah. Banyak dari beberapa pebisnis serta sopir truk menyebutkan apabila peraturan itu teralalu buru-buru, dan bisa mengundang akibat negatif.

Menjadi bentuk penolakan peraturan itu, beberapa sopir truk menyelenggarakan perbuatan mrnolak peraturan gubernur yang belumlah genap 2 bulan menjabat.