Coba Lawan Petugas, Jambret Dihadiahi Timah Panas

Coba Lawan Petugas, Jambret Dihadiahi Timah Panas – Polisi menembak Ahmad Afandi, penjambret yang meneror wanita di Kota Malang, Ja-tim. Warga Jalan Kauman, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang itu didor kaki kirinya karena melawan waktu ditangkap Selasa selalu (24/7).

Pada mulanya, Afandi menjambret Diana, 41, warga Jalan Veteran, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada 23 Maret 2018, kira-kira jam 22. 00. Waktu Diana melintas di Jalan Ir Rais, Klojen, Kota Malang, Afandi ambil tas punyai Diana yang berisi handphone Samsung S7 Edge dan uang Rp 2 juta.

Menurut informasi yang disatukan, Diana kala itu tuntas beli nasi goreng di Jalan Ir Rais. Kala itu, dia berjalan kaki membawa tas menuju mobilnya.

Waktu itu Afandi yang mengendarai motor Honda CBR mendekat menuju Diana. Waktu jaraknya dekat dan Diana dalam kondisi meleng, Afandi menarik tas cangklong yang berada pada lengan kanan Diana.

Paling akhir dijumpai, uang Rp 2 juta itu dibikin foya-foya oleh Afandi. Serta handphone korban dimanfaatkan sendiri oleh pemeran. Setelah momen, Diana melapor ke Polres Malang Kota.

Selasa malam (24/7), Tim Hunter Polres Malang Kota lalu lakukan penangkapan di area Sumberpucung, Kabupaten Malang. Dikarenakan cobalah kabur dan melawan petugas, kaki kirinya terpaksa ditembak.

Perihal sinyal bukti (BB) yang dapat diamankan petugas berwujud handphone, sepeda motor Honda CBR yang digunakan jadi sarana penjambretan, dan HP Samsung S7 Edge punyai korban yang belum sempat dijual.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK MH mengatakan, tersangka baru pertama kali lakukan penjambretan. Dikarenakan perbuatannya itu, tersangka diperlukan klausal 363 KUHP dengan hukuman 5 tahun penjara. ”Dia masih tetap pertama lakukan penjambretan ini dan sendirian lagi, ” tangkisnya.